Insiden Monas 1 Juni 2008
gw setuju Front Pembela Islam
(FPI) emang salah karena menyerang elemen Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan
Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), bukan Ahmadiyahnya…karena AKKBB itu
merupakan gabungan berbagai elemen. Tidak kurang dari 50 ormas tergabung dalam
AKKBB, termasuk Jaringan Islam Liberal
(JIL), Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia,
bahkan ormas umum lainnya seperti kedaerahan dan agama selain Islam pun ada. Dan
aksi yg dilakukan oleh AKKBB itu mengangkat isu yg intinya utk kebebasan
beragama dan berkeyakinan di Indonesia dan mendukung Ahmadiyah.
Sebelumnya saya mengungkit pertanyaan awal yg diajukan yaitu
dukung mana antara FPI atau AKKBB. Sebenarnya saya juga bingung dukung yang mana,
hanya saja klo boleh memilih berdasarkan data faktual yg saya cari saya lebih
memilih mendukung FPI. (bukan berarti saya anggota FPI lho,,dan bukan
berarti juga saya suka anarkisme,,hahahaha) Mengapa? Hal ini karena:
- Aksi AKKBB tidak dilakukan seijin pihak kepolisian dan
rencana awal aksi AKKBB akan dilaksanakan di Bundaran HI bukan di Monas. FYI,
aksi atau demo itu harus seijin polisi agar polisi bisa menertibkan
keadaan, seperti meminimalisir terjadinya kemacetan di jalan raya dan
mencegah adanya tindak anarkis. Klopun ada aksi yg tanpa ijin, pasti
bakalan langsung dibubarkan ditempat. Oleh karena itulah kenapa media pada
tau klo pd hari dan tanggal tertentu bakalan ada aksi dari mana, siapa,
dimana, bagaimana jalurnya, dan mengangkat isu ttg apa. Klo aksi yg
dilakukan terkait dgn kepentingan negara, polisi akan membuat batasan area
aksi yg disebut ring yg berjumlah 4 ring. Ring 1 adalah ring terluar
sementara ring 4 adalah ring terdalam. Batas massa boleh melakukan aksi
adalah ring 2, jadi jika massa masuk ke ring 3 maka polisi telah
diinstruksikan utk tembak ditempat thd massa yg melanggar tsb. - Aksi yg dilakukan oleh FPI itu mengangat 5 isu yg 2
diantaranya yaitu terkait dgn kenaikan BBM dan pembubaran Ahmadiyah. Sementara
AKKBB jelas berlawanan ttg Ahmadiyah ini. Dan telah jelas pula qt ketahui
Ahmadiyah ini bukan Islam tetapi mengaku-ngaku Islam…coba mereka membuat
agama sendiri dan tidak mengaku Islam, khan tidak perlu ada Fatwa MUI dan
pembubaran Ahmadiyah.
Selain itu ada juga yg tidak saya dukung ttg FPI, yaitu
karena:
- FPI mudah diprovokasi. Provokasi ini dilakukan oleh
massa AKKBB yg menyebut Laskar Islam dgn Laskar Syetan. - FPI menyerang seluruh massa AKKBB yg terdapat ibu-ibu
dan anak-anak sebagai border terdepan dgn tindak anarkis. FYI, saat
aksi/demo dibuat beberapa border atau lapisan massa, dimana border
terdepan dan terluar biasanya diisi oleh massa dgn fisik yg kuat, hal ini
agar apabila terjadi bentrokan maka border terluar sajalah yg kena.
Sementara border terdalam diisi oleh massa yg fisiknya lemah seperti
wanita dan anak-anak. Nahhh,,AKKBB ini malah menempatkan sebagian ibu-ibu
dan anak-anak sebagai border terdepan/terluar..parah bet…
selain itu, ada hal lain yg cukup menarik, yaitu:
- FPI tidak terdaftar sbg ormas, jadi memang tidak bisa
dibubarkan karena FPI bukan ormas yg resmi di negara Indonesia. klopun
Pemerintah hendak melakukan tindakan cukup dgn melarang berbagai kegiatan
FPI dgn PP, dan klo yg terkait dgn insiden monas ya seperti yg diutarakan
oleh mas piul, tangkap anggota Laskar Islam yg melakukan penyerangan dan
anggota AKKBB yg melakukan provokasi. Selain itu, perlu diusut pula dalang
politik yg mengotaki insiden ini…. - Isu yg sebelum insiden ini sedang ramai seperti
kenaikan BBM, penerbitan SKB 3 Menteri ttg Ahmadiyah, penutupan Namru 2,
dan privatisasi beberapa perusahaan BUMN menjadi pyur
hilang,,,blas..blas….bahkan yg awalnya pembubaran Ahmadiyah berubah
menjadi pembubaran FPI. Sudah jelas FPI tidak bisa dibubarkan pemerintah
karena tidak terdaftar sbg ormas resmi, beda dgn Ahmadiyah yg terdaftar
sbg ormas resmi…cukup diproses saja orang-orang yg terkait dgn insiden
monasyg tadi…
okeh, sekian ulasan dari saya. Mohon maap bila ada yg kurang berkenan. terima
kasih
referensi:
- http://www.eramuslim.com/berita/nas/8606194544-ketua-mui-kh.-kholil-ridwan-umat-islam-wajib-bela-fpi.htm
- http://www.eramuslim.com/berita/nas/8602053647-ketua-mui-fpi-dan-akkbb-sama-sama-provokatif.htm
- http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/04/time/081012/idnews/950014/idkanal/10
- http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/06/time/225329/idnews/951879/idkanal/10/idpartner/
- http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/05/1/116032/tragedi-monas-harus-diinvestigasi-secara-berimbang
- http://www.antara.co.id/arc/2008/6/4/tragedi-monas-bentuk-kelemahan-pemerintahan-sby-jk/
- http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=336481&kat_id=153
- http://infokito.wordpress.com/2008/06/06/membongkar-jaringan-akkbb-bagian-2/
- http://news.okezone.com/index.php/photo/detail/852/anggota-akkbb-ngaku-dibayar-datangi-fpi
- http://www.vhrmedia.com/vhr-news/berita,Kapolri-Tuding-AKKBB-Tidak-Patuhi-Prosedur-1818.html
- http://www.derap.net/
- http://www.arrahmah.com/
- http://eramuslim.com/berita/nas/8614062435-wanted-death-or-alive.htm